Vol 11 No 1 (2024): International Policy and Social Prosperity
Vol 11 No 1 (2024): International Policy and Social Prosperity
Authors:
Aulia Arie Qurrota A’yun - Department of International Relations, Faculty of Social and Political Science, University of Jember
Agung Purwanto - Department of International Relations, Faculty of Social and Political Science, University of Jember
Adhiningasih Prabhawati - Department of International Relations, Faculty of Social and Political Science, University of Jember
DOI: https://doi.org/10.19184/e-sospol.v11i1.46107
Article Info
Publish Date
29 Feb 2024
Abstract:
Adanya perbedaan kebudayaan dan nilai–nilai agama antara Etnis Uighur di Xinjiang dengan mayoritas penduduk Tiongkok menimbulkan diskriminasi yang terjadi pada Etnis Uighur di Xinjiang. Oleh karena itu, kelompok Etnis Uighur di Xinjiang melakukan perlawanan terhadap Pemerintah Tiongkok. Perlawanan yang dilakukan oleh Etnis Uighur di Xinjiang diantaranya terdapat perlawanan yang dilakukan oleh East Turkestan Islamic Movement (ETIM). Pada perlawanan yang dilakukan oleh ETIM menimbulkan pemberitaan pada media Pemerintah Tiongkok yaitu CCTV dan CGTN. Oleh karena itu, jurnal ini menjelaskan framing media Pemerintah Tiongkok terhadap East Turkestan Islamic Movement. Hasil dari riset ini adalah East Turkestan Islamic Movement sebagai bagian dari Etnis Uighur di Xinjiang dalam penelitian ini dikonstruksikan dan dibingkai oleh media Pemerintah Tiongkok sebagai teroris. Pemberitaan mengenai ETIM pada media CCTV dan CGTN yang merupakan media yang berada di bawah pengawasan Pemerintah Tiongkok membingkai peristiwa perlawanan yang dilakukan oleh Etnis Uighur di Xinjiang melalui ETIM sebagai tindakan teroris yang terjadi di Negara Tiongkok
Keywords: Uyghur; Framing; East Turkestan Islamic Movement; Media
Pages: 15-30